Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Mei 2015

Hakikat Cobaan

Assalamualaikum.wr.wb. Alhamdulillah,setelah puasa posting kira2 selama 2-3 tahun akhirnya saya berbuka posting. Udah lama banget rasanya gak buka ini blog,kalau rumah mungkin udah penuh sarang laba-laba kali ya..
Ok,tanpa memperpanjang ba bi bu be bo lagi,kalai ini saya akan mengangkat sebuat tema tentang Hakikat Cobaan.
Semua manusia di muka bumi ini pasti pernah merasakan yang nama ditimpa musibah,enatah itu berupa penyakit,atau hal yang lain-lain.Nah,musibah ini bagi orang-orang yang bersabar disebut cobaan.

Cobaan atau musibah pada dasarnya adalah hal yang diberikah oleh Allah SWT kepada kita supaya kita mengingat Nya.Kadang kita terlalu larut atau tenggelam dalam kesibukan dunia sehingga kita lalai untuk mengingat Nya,lalai untuk melakukan kewajiban kita,maka Allah SWT menegur kita,supaya kita ingat,itu artinya Allah SWT menyayangi kita sebagai hambanya.
Cobaan atau musibah selain untuk mengingatkan kita akan tugas Khalifah kita di muka bumi ini juga berfungsi untuk membersihkan dosa-dosa kita karena tidak ada barang satu kepedihan pun yang menimpa seorang mukmin,entah itu penyakit,kesedihan bahkan sedikit kegelisahanpun sehingga Allah SWT akan menghapus sebagian dosa hambanya yang diberi musibah atau cobaan tersebut.

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa '' Jika Allah SWT menghendaki suatu kebaikan bagi hamba-Nya maka Ia akan memberi hukumanatas dosa-dosa hamba tersebut ''.
Mungkin bagi orang yang berfikir skeptis akan menganggap itu mengada-ngada,masa untuk membuang dosa harus memberi bala.
Mari kita renungkan sejenak,jika kita melihat seseorang ditengah panas yang terik lagi memukul-mukul karpet,kasur,bantal atau yang lain sebagainya,apakah kita menganggap bahwa orang tersebut lagi menghukum karpetnya,karena dia memukulnya.Padahal tujuan sebenarnya adalah bahwa orang tersebut adalah untuk membersihkan debu-debu yang menempel di karpet tersebut,supaya karpet tersebut menjadi bersih.
Ada banyak hal yang tersembunyi di dunia ini bagi orang-orang yang mau berfikir sejenak..

Sekian,Assalamualikum,Wr.Wr.

Selengkapnya...

Minggu, 29 April 2012

CARA BELAJAR YANG BAIK



Assalamualaikum sobat blogger
Sudah sangat lama saya tidak mengurus blog tercinta ini,dikarenakan banyak kesibukan (kesibukan sepele dan dicari-cari,haha)
Kali ini saya akan ngepost sebuah artikel yang berjudul,"Cara Belajar yang Baik".
Seperti yang kita ketahui,biasanya orang-orang besar yang sukses menemukan sukses nya dengan cara
yang berbeda-beda,dan biasanya cara mereka itu juga lain daripada cara yang dilakukan oleh
orang kebanyakan..

Dibawah ini ada kiat-kiat atau cara belajar menuju sukses yang dilakukan oleh orang-orang besar
dan insyaallah semuanya diberkati oleh Allah SWT.Aminn..

1.Umar bin Khathab ra
Saydina Umar ra pernah berkata,"kalau aku tidur siang hari,berarti aku menyia-nyiakan hak
rakyat atas diriku,dan kalau aku tidur di malam hari berarti aku menyia-nyiakan hakku untuk
beribadah kepada Rabbku".

Subhanallah,seandainya ada pemimpin kita saat ini yang sadar siapa dirinya dimata rakyatnya dan siapa
dirinya dihadapan sang Khalik,maka saya rasa tidak ada yang tidak mungkin yang bisa dicapai oleh negara
ini..

2.Imam Malik
Ibnu Qosim,seorang ulama fikih besar mesir pernah menceritakan ini,"Aku pernah mendatangi Imam Malik
sebelum waktu fajar,aku tanyakan 2 masalah,3 masalah,4 masalah dan seterusnya kepada beliau.dan saya
mendatanginya hampir disetiap waktu shubuh.Terkadang karena lelah mataku terkatup dan aku tertidur.Ketika
Imam Malik keluar masjid,aku tidak mengetahuinya.Kemudian aku dibangunkan oleh pembantunya seraya
mengatakan,"Gurumu tidak pernah tertidur seperti kamu,padahal usianya telah mencapai 49 tahun".


3.Imam Syafi'i
Imam Syafi'i rahimatullah,membagi malamnya menjadi 3 yakni sepertiga pertama untuk memilih ilmu,sepertiga kedua untuk sholat malam,
sepertiga ketiga untuk tidur




4.Abu Hurairah
Abu Hurairah ra dan keluarganya menghidupkan waktu malam menjadi 3.Bedanya yang dibagi adalah orangnya,
semacam khirosah,atau jaga malam secara bergantian.Mula-mula ia berjaga sambil sholat sepertiga malam.Kemudian dilanjutkan
oleh istrinya sepertiga malam,dan sepertiga malamnya lagi dilanjutkan oleh putri beliau.Dengan demikian
tiada satu pun yang berlalu setiap malam di rumah Abu Hurairah melainkan berlangsung disana ibadah,dzikir, dan sholat.


Nah cara belajar manakan yang akan kita ikuti supaya setidaknya bisa mendekati metode-metode yang dahsyat diatas.
MEtode belajar diatas sudah terbukti kedahsyatannya dan hasilnya.
Silahkan sobat blogger merenunginya..
Wassalam.





Selengkapnya...

Jumat, 11 November 2011

Uniknya Kuda Laut


Beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah program TV di Tran 7 yang bernama,kalau saya g salah "dunia air".
Waktu itu program tersebut lagi membahas tentang kuda laut (kalau menurut saya sih agak2 mirip dengan gambaran bentuk ular naga, ;) ),salah satu dari sekian juta makhluk Allah swt.
Setalah melihat tayangan tersebut rasanya mata saya semakin terbuka,betapa agungnya sanga pencipta.
Selama beberapa waktu bahkan sampai sekarang orang-orang banyak yang masih mengira bahwa kuda laut jantan lah yang bertelur,padahal tidak,kuda laut betina lah yang bertelur,kemudia meletakkan telurnya tersebut ke kuda laut jantan,karena kuda laut jantan memiliki kantong telur..Subhanallah.
Karena saya cukup tertarik dengan kuda laut ini saya pun mencari referensinya,seperti yang sudah saya duga banyak banget referensi yang saya dapat,dan salah satu nya akan saya bahas sedikit disini,refernsi ini saya dapat di salah satu judul artikel Harun Yahya (semoga Allah swt selslu memberi rahmat kepada beliau).
Begini yang beliau kataka dalam bukunya tersebut..
Penampilan kuda laut sangatlah mencolok, dan struktur umumnya memiliki rancangan yang sangat spesifik. Ukuran mereka bervariasi dari sekitar 4 sampai 30 sentimeter (1,6 sampai 11,8 inci) dan mereka biasanya tinggal sepanjang pantai, di antara ganggang laut dan tumbuhan lainnya. Semacam baju zirah dari tulang melindungi mereka dari segala jenis bahaya. Baju zirah ini begitu kuatnya sehingga Anda tidak mungkin menghancurkan kuda laut yang sudah mati dan mengering dengan hanya menggunakan tangan.
Kepala kuda laut terletak membentuk sudut siku-siku dengan tubuhnya. Keistimewaan ini tidak ditemukan pada ikan yang lain. Kuda laut berenang dengan tubuh yang tegak dan mereka dapat menganggukkan kepala ke atas dan ke bawah. Tetapi mereka tidak dapat menggelengkan kepala atau menoleh ke kiri dan kanan. Hal ini bisa menjadi masalah bagi makhluk-makhluk yang lain, namun tidak demikian dengan kuda laut, berkat perancangan tubuh mereka yang khusus. Mata kuda laut dapat bergerak dengan bebas, berputar-putar mengamati setiap sisi sehingga mereka dapat melihat sekelilingnya dengan mudah, bahkan tanpa mampu menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan.




Cara berenang kuda laut juga dipengaruhi oleh sistem yang sangat khusus. Kuda laut bergerak naik-turun di dalam air dengan cara mengubah isi udara dalam kantung renangnya. Jika kantung renang ini rusak dan kehilangan sedikit udara, kuda laut tenggelam ke dasar laut. Kecelakaan yang sedemikian menyebabkan matinya kuda laut. Di sini, ada hal sangat penting yang tidak boleh dilewatkan. Jumlah udara di dalam kantung renang telah ditetapkan secara amat teliti. Oleh sebab itulah, perubahan yang sangat tipis dapat menyebabkan kematian makhluk tersebut. Keseimbangan yang peka ini menunjukkan sesuatu yang sangat penting. Kuda laut dapat bertahan hanya jika keseimbangan ini terjaga. Dengan kata lain, kuda laut dapat bertahan hidup karena telah dilengkapi dengan sistem ini saat pertama muncul di dunia. Situasi ini menunjukkan kepada kita bahwa kuda laut tidak akan mungkin memperoleh karakteristik mereka seiring dengan berjalannya waktu, yaitu, kuda laut bukan produk evolusi sebagaimana diklaim oleh para evolusionis. Seperti semua makhluk di alam semesta, Allah yang menciptakan mereka, lengkap dengan karakteristiknya.
Mungkin aspek yang paling menakjubkan dari kuda laut adalah bahwa kuda laut jantan, bukan yang betina, yang melahirkan anak-anaknya. Kuda laut jantan memiliki kantung perut yang besar dan pembuka seperti celah di bagian dasar perutnya, yang tidak dilapisi baju zirah. Kuda laut betina meletakkan telur-telurnya langsung ke dalam kantung perut ini dan kuda laut jantan membuahi telur saat dijatuhkan. Lapisan dalam kantung perut menjadi seperti spons dan dipenuhi dengan pembuluh darah, yang penting untuk memberi makan telur. Satu atau dua bulan kemudian kuda laut jantan melahirkan kembaran kecil dari dirinya sendiri.20
Kuda laut, yang hanya salah satu dari berjuta-juta spesies yang hidup di bawah laut, memiliki karakteristik yang khas pada berbagai segi. Perancangan kuda laut hanyalah satu contoh dari kekuasaan yang tidak terbatas dan pengetahuan yang abadi milik Allah:

Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah”. Lalu jadilah ia. (QS. Al Baqarah, 2: 117)


Selengkapnya...

Selasa, 04 Januari 2011

Ini Kesewenangan atau Bukan???

Asskum sobat blogger,udah lama bangat nih vakum (vakum cleaner.)hehe..
Sebenarnya tidak ada hal yang penting sih yang saya update kali ini,cuma menceritain kejadian tadi pagi waktu saya dalam perjalanan ke kampus,curhat mode on..

Ditengah kota bandung yang macet ini saya melihat,mendengar,meraba,menerawang haha,saya melihat ada seorang anggota kepolisian yang kebetulan juga sebagai pengguna jalan pada saat itu (tidak sedang bertugas)sedang memarahi seorang joki/kusir (saya kurang paham istilahnya) delman,alasannya sepele karena delman tersebut berhenti di jalan untuk menaikkan penumpangnya,memang sih itu makin memperparah kemacetan,tapi alangkah baik nya (ini cuma saran saya)itu anggota polisi menegur baik-baik,tidak usah pakai ngebentak-bentak,saya jadi kasian melihat wajah kusir delman tersebut (yang saya taksir seumuran dengan adik saya).

Apakah ini bisa disebut sebagai salah satu tindak kesewenangan dari aparat atau ini sudah termasuk dalam prosedur atau ini cuma realita yang sudah sering terjadi di sekeliling kita yang saking biasanya kita menjadi kebal dan tak acuh????

Pernah juga waktu itu saya lagi mengantri untuk keluar dari sebuah pusat perbelanjaan,kebetulan karena malam itu adalah malam di hari raya Natal,jadi motor yang mengantri sangat banyak,tapi ditengah antrian itu ada salah seorang oknum aparat yang langsung membawa motornya ke depan dan langsung menuju ke tempat penyerahan kartu parkir,sementara saya dan puluhan orang lainnya sudah mengantri sejak sekian lama hanya bisa melihat hal tersebut sambil melongo,saya yakin para sobat blogger juga pasti pernah mengalaminya..

Apakah ada perbedaan antara kita,.???cieee....

Sekian dulu postingan kali ini,jika ada pihak-pihak yang merasa tersinggung atau tidak setuju saya mohon maaf sebesar-besarnya,karena niat saya disini hanya menuliskan apa yang terganjal dihati saya dan tidak ada niat sedikitpun untuk menyinggung..


Asskum...








Selengkapnya...

Sabtu, 06 November 2010

Antara Ayah,Anak dan Burung Gagak

Wah,udah lama baget nih g update ne blog,karena keasikan ngapdate status di facebook..
hahaa...
Sobat Letnan semua,saya punya cerita yang saya ambil dari sebuah ebook yang sangat
luar biasa yang berjudul "Antara Ayah,Anak dan Burung Gagak".

Pada suatu petang seorang tua bersama anak mudanya yang baru menamatkan
pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan suasana di
sekitar mereka.
Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pokok berhampiran. Si ayah lalu
menuding jari ke arah gagak sambil bertanya,
“Nak, apakah benda itu?”
“Burung gagak”, jawab si anak.
Si ayah mengangguk-angguk, namun sejurus kemudian sekali lagi mengulangi
pertanyaan yang sama. Si anak menyangka ayahnya kurang mendengar jawabannya tadi, lalu
menjawab dengan sedikit kuat,
“Itu burung gagak, Ayah!”
Tetapi sejurus kemudian si ayah bertanya lagi pertanyaan yang sama.
Si anak merasa agak keliru dan sedikit bingung dengan pertanyaan yang sama
diulang-ulang, lalu menjawab dengan lebih kuat,
“BURUNG GAGAK!!” Si ayah terdiam seketika.

Namun tidak lama kemudian sekali lagi sang ayah mengajukan pertanyaan yang
serupa hingga membuat si anak hilang kesabaran dan menjawab dengan nada yang kesal
kepada si ayah,
“Itu gagak, Ayah.” Tetapi agak mengejutkan si anak, karena si ayah sekali lagi
membuka mulut hanya untuk bertanya hal yang sama. Dan kali ini si anak benar-benar hilang
sabar dan menjadi marah.
“Ayah!!! Saya tak tahu Ayah paham atau tidak. Tapi sudah 5 kali Ayah bertanya soal
hal tersebut dan saya sudah juga memberikan jawabannya. Apa lagi yang Ayah mau saya
katakan????
Itu burung gagak, burung gagak, Ayah…..”, kata si anak dengan nada yang begitu marah.
Si ayah lalu bangun menuju ke dalam rumah meninggalkan si anak yang
kebingungan.
Sesaat kemudian si ayah keluar lagi dengan sesuatu di tangannya. Dia mengulurkan benda itu
kepada anaknya yang masih geram dan bertanya-tanya. Diperlihatkannya sebuah diary lama.
“Coba kau baca apa yang pernah Ayah tulis di dalam diary ini,” pinta si Ayah.

Si anak setuju dan membaca paragraf yang berikut.
“Hari ini aku di halaman melayani anakku yang genap berumur lima tahun. Tiba-tiba
seekor gagak hinggap di pohon berhampiran. Anakku terus menunjuk ke arah gagak dan
bertanya,
“Ayah, apa itu?”
Dan aku menjawab,
“Burung gagak.”
Walau bagaimana pun, anakku terus bertanya soal yang serupa dan setiap kali aku
menjawab dengan jawaban yang sama. Sehingga 25 kali anakku bertanya demikian, dan demi
rasa cinta dan sayangku, aku terus menjawab untuk memenuhi perasaan ingin tahunya.
“Aku berharap hal ini menjadi suatu pendidikan yang berharga untuk anakku kelak.”
Setelah selesai membaca paragraf tersebut si anak mengangkat muka memandang wajah si
Ayah yang kelihatan sayu. Si Ayah dengan perlahan bersuara,
“Hari ini Ayah baru bertanya kepadamu soal yang sama sebanyak 5 kali, dan kau
telah hilang kesabaran serta marah.”
Lalu si anak seketika itu juga menangis dan bersimpuh di kedua kaki ayahnya
memohon ampun atas apa yg telah ia perbuat.

"Sobat,coba jawab jujur,sudah berapa ratus kali kita memendam kesal kepada
orang tua kit,sudah berapa ratus kali pula kekesalan kita tersebut kita investasikan
ke perbuatan yang lebih nyata seperti menghardik dalam cerita tadi..
Jangankan menghardik dalam islam menyebut kata "AAH" saja kepada orang tua kita
dilarang..
Jagalah hati dan perasaan kedua orang tua kita , hormatilah mereka.
Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kita di waktu kecil..
Semoga kita semua menjadi anak yang berbakti kepada orang tua kita..
Aminnnn....



Selengkapnya...

Senin, 05 Juli 2010

Tetaplah Semangat


Kali ini saya hanya akan memosting artikel yang singkat,namun memeiliki hal yang luar biasa
dibaliknya apabila kita cermati dan lasanakan dengan baik.

Saya akan membicarakan tentang sebuah kata yaitu "Semangat".

Seringkali situasi berjalan tak sesuai kehendak. Atau mungkin
meninggalkan anda. Mulai dari. promosi terhambat, usulan ditolak, hingga
hal sepele: data komputer rusak. Semua itu bisa jadi mengecewakan dan
getir. Anda dipersilakan memilih sikap apa pun yang anda mau. namun
jangan sampai kehilangan semangat. Saat anda memilih untuk tetap
semangat dan positif, sesungguhnya pilihan itu tak banyak. Pertahankan
semangat anda meski situasi sulit dan tidak memihak anda.

Percayalah, anda takkan sanggup kecewa selama dua puluh empat jam
terus-menerus. Pada saatnya semangat anda menemukan harapan baru.
Tetaplah optimis untuk mengerjakan segala sesuatunya. Kesulitan itu
hanya sementara datang untuk pergi. Janganlah kehilangan antusiasme
dan semangat, karena itulah pegangan yang kokoh. Semangat adalah
milik anda yang hakiki. Bukankah semangat adalah kata lain dari "spirit"?
Sedangkan "spirit" adalah roh dan jiwa anda.
Selengkapnya...

Selasa, 29 Juni 2010

Doa Seorang Prajurit Untuk Anaknya

Sobat,mungkin selama ini kita tahu bahwa seorang prajurit itu terlihat sangar dan beringas sewaktu di medan perang.Tapi tahukan anda ada banyak prajurit di dunia ini yang beringas di medan perang tapi sangat menghamba pada tuhannya,sangat menyanyangi anaknya dan hal-hal lain yang tidak pernah kita sangka..
Dibawah ini adalah isi doa dari seorang prajurit yang sangat tangguh dan ditakuti pada masanya..
Cek it out.

Tuhanku, bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk
menyadari manakala ia lemah. Dan cukup berani untuk menghadapi
dirinya sendiri manakala ia takut. Manusia yang memiliki rasa bangga dan
keteguhan dalam kekalahan, rendah hati dan jujur dalam kemenangan.
Bentuklah puteraku menjadi seorang yang kuat dan mengerti, bahwa
mengetahui serta mengenal diri sendiri adalah dasar dari segala ilmu yang
benar.

Tuhanku, janganlah puteraku Kau bimbing pada jalan yan mudah dan
lunak. Biarlah Kau bawa dia ke dalam gelombang dan desak kesulitan
tantangan hidup. Bimbinglah puteraku. supaya dia mampu tegak berdiri di
tengah badai, serta berwelas asih kepada mereka yang jatuh.
Bentuklah puteraku. menjadi manusia berhati bening dengan cita-cita
setinggi langit. Seorang manusia yang sanggup memimpin dirinya sendiri,
sebelum memimpin orang lain.


Seorang manusia yang mampu meraih hari depan tapi tak melupakan
masa lampau. Dan setelah segala menjadi miliknya semoga puteraku
dilengkapi hati yang ringan untuk bergembira serta selalu bersungguhsungguh
namun jangan sekali-kali berlebihan.

Berikan kepadanya kerendahan hati. kesederhanaan dan keagungan yang
hakiki, pikiran cerah dan terbuka bagi sumber kearifan dan kelembutan
dari kekuatan yang sebenarnya sehingga aku, orang tuanya, akan berani
berkata: "hidupku tidaklah sia-sia"


Sobat,tahukan anda siapa prajurit yang saya maksud yang telah memanjatkan doa dengan begitu indah nya..Dia lah Jendral Douglas Mac Arthur.Jendral yang kemampuan dan pengalaman di medan perangnya tidak di ragukan lagi (Perang Dunia I,II,Perang korea),dia yang memimpin tentara Amerika yang mengakibatkan Jepang menyerah pada perang dunia II..

Silahkan renungi sendiri isi doa nya dan tanyalah pada diri kita selaku ayah dari anak-anak kita,"apakah saya sudah menyiapkan anak saya untuk masa depannya kelak?".
Selengkapnya...

Selasa, 22 Juni 2010

Tangisan Untuk Adikku

Saya punya sebuah kisah yang sangat menarik sekaligus mengharukan untuk anda.
Kisah ini bercerita tentang kasih sayang yang sangat luar biasa dari seorang adik untuk kakak nya yang tercinta.
Semoga kisah ini bisa memberi angin segar dari corat-marut nya akhlak di negara kita yang tercinta ini.Amin..

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari
demi hari. orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung
mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun
lebih muda dariku. Yang mencintaiku lebih daripada aku mencintainya.
Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua
gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh
sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku
dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di
tangannya.
"Siapa yang mencuri uang itu?" Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut
untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau
mengatakan. "Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!"
Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba. adikku
mencengkeram tangannya dan berkata, "Ayah. aku yang melakukannya!"
Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah
begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai
Beliau kehabisan napas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu
bata kami dan memarahi, "Kamu sudah belajar mencuri dari rumah
sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa
mendatang? Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu
malu!"



Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya
penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di
pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung.
Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata. "Kak,
jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi."
Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian
untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut
masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang
adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku
berusia 11.
Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP. ia lulus untuk masuk
ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk
masuk ke sebuah universitas provinsi. Malam itu. ayah berjongkok di
halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya
mendengarnya memberengut, "Kedua anak kita memberikan hasil yang
begitu baik.hasil yang begitu baik" Ibu mengusap air matanya yang
mengalir dan menghela nafas, "Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita
bisa membiayai keduanya sekaligus?"
Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, "Ayah,
saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak
buku."
Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya.
"Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan
jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan
menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!"
Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk
meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke
muka adikku yang membengkak, dan berkata, "Seorang anak laki-laki
harus meneruskan sekolahnya. Kalau tidak ia tidak akan pernah
meninggalkan jurang kemiskinan ini." Aku, sebaliknya, telah memutuskan
untuk tidak lagi meneruskan ke universitas.
Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku
meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit
kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku
dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: "Kak, masuk ke
universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu
uang."
Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis
dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku
berusia 17 tahun. Aku 20.
Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang
adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi
konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga. Suatu hari. aku sedang
belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan,
"Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana!"
Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar,
dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen
dan pasir. Aku menanyakannya, "Mengapa kamu tidak bilang pada teman
sekamarku kamu adalah adikku?"
Dia menjawab, tersenyum, "Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang
akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka
tidak akan menertawakanmu?"
Aku merasa terenyuh. dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu
debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku,
"Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga!
Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu..."
Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu.
la memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, "Saya melihat
semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki
satu."
Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam
pelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu. ia berusia 20. Aku 23.
Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah
telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang,
aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. "Bu, ibu tidak perlu
menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!"
Tetapi katanya, sambil tersenyum, "Itu adalah adikmu yang pulang awal
untuk membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada
tangannya? la terluka ketika memasang kaca jendela baru itu."
Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus,
seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada
lukanya dan membalut lukanya. "Apakah itu sakit?" Aku menanyakannya.
'Tidak, tidak sakit. Kamu tahu. ketika saya bekerja di lokasi konstruksi,
batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak
menghentikanku bekerja dan." Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku
membalikkan tubuhku memunggunginya. dan air mata mengalir deras
turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.
Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku
mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami. tetapi
mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan
dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak
setuju juga, mengatakan, "Kak, jagalah mertuamu saja. Saya akan
menjaga ibu dan ayah di sini."
Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku
mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen
pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut, la bersikeras
memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.
Suatu hari. adikku di atas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah
kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit.
Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya,
saya menggerutu. "Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer
tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini.
Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau
mendengar kami sebelumnya?"
Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya.
"Pikirkan kakak ipar --ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak
berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa
yang akan dikirimkan?"
Mata suamiku dipenuhi air mata. dan kemudian keluar kata-kataku yang
sepatah-sepatah: 'Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!"
"Mengapa membicarakan masa lalu?" Adikku menggenggam tanganku.
Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.
Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari
dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu
bertanya kepadanya, "Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?" Tanpa
bahkan berpikir ia menjawab, "Kakakku."
la melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan
tidak dapat kuingat. "Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun
yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam
untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari. Saya kehilangan
satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya,
la hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di
rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin
sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya
bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan
baik kepadanya."
Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan
perhatiannya kepadaku.
Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, "Dalam hidupku, orang
yang paling aku berterima kasih adalah adikku." Dan dalam kesempatan
yang paling berbahagia ini. di depan kerumunan perayaan ini. air mata
bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.
Selengkapnya...

Sabtu, 19 Juni 2010

Mengapa Harus Berteriak??

Anda mungkin pernah berteriak kepada pasangan anda,taukan anda apa yang sebenarnya terjadi sewaktu anda
melakukan hal tersebut.
Saya ada sedikit cerita yang berhubungan dengan hal tersebut,yang saya harapka dapat membuat kita mengerti
atas apa yang telah kita lakukan tersebut.

Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya;
"Mengapa suatu ketika seseorang sedang dalam keadaan marah,ia akan bicara dengan suara kuat atau
berteriak?"

Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab:"karena saat seperti itu
ia telah kehilangan kesabaran,karen itu ia berteriak.'
'tapi..',sang guru balik bertanya,"lawan bicaranya justru berada disampingnya.Mengapa harus berteriak?
Apakah ia tidak dapat berbicara secara halus?"

Hampir semua murid meneriakan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka.Namun tak
satupun jawaban yang memuaskan.Sang guru lalu berkata;"Ketika dua orang sedang berada dalam situasi
kemarahan,jarak antara kedua dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat.
Karena itu,untuk mencapai jarak yang demikian,mereka harus berteriak.

Namun anehnya,semakin keras mereka berteriak,semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya
jarak hati yang ada diantara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi.Karena itu,untuk mencapai jarak yang demikian,
mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."


Sang guru masih melanjutkan,"sebaliknya apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta?
Mereka bukan hanya tidak berteriak,namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka
begitu halus dan kecil.Namu sehalus apapun,kedua bisa mendengarkannya dengan begitu jelas.


Mengapa demikian?"Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya.
Mereka nampak berpikir amat dalam,namun tak satupun berani memberikan jawaban."Karena hati mereka begitu
dekat,hati mereka begitu dekat,hati mereka tak berjarak.Pada akhirnya sepatah kata pun tak perlu diucapkan.
Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."

Sang guru masih melanjutkan,"Ketika anda sedang dilanda kemarahan,janganlah hatimu menciptakan jarak.
Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata-kata yang bisa mendatangkan jarak di antara kamu.Mungkin
disaaat seperti itu,tak mengucapkan cara yang bijaksana.Karena waktu psti akan membantu anda."

Sobat/bro/ma men/apalah,saya juga pernah membaca sebuah artikel tentang sebuah pulau terpencil yang dimana
penduduknya mempunyai sebuah kebiasan unik yaitu ketika ada sebuah pohon yang tidak bisa ditebangi
maka mereka akan meneriaki pohon tersebut selama beberapa hari,maka dengan ajaib pohon tersebut akan dengan
mudah ditumbangi.

Dengan kata lain,ketika kita berteriak kepada makhluk maka akan secara perlahan sebenarnya kita telah membunuh roh
makhluk tersebut,seperti pohon di pulau tadi..

Jika anda pernah meneriaki/membentak istri atau orang yang anda cintai maka yakinlah bahwa anda sedang dalam proses
membunuh toh percintaan anda..

Wassalam
Selengkapnya...

Senin, 14 Juni 2010

Jika istri menolak berhijab

Teman saya pernah menanyakan ke saya,bagaimana ya kalau saya besok menika dengan pacar saya sekarang
yang sekarang ini,namun sampe sekarang dia belum mau memakai jilbab atau berhijab,saya takut nya dia
tetap tidak mau memakai jilbab walau sudah menikah dengan saya..

Memang,bagi sebgian besar suami atau calon suami yang untuk menjaga keluarga dari siksa api neraka
sebagaimana amanah yang dibebankan Allah kepada bapak sebagai suami dan pemimpin dalam rumah tangga
hal ini sangatlah mengganggu pikiran mereka..Semoga orang-orang seperti inilah yang akan banyak muncul
ditengah carut-marutnya zaman sekarang..Aminn..

Mungkin akan sangat susah kita melakukan hal yang ditanyakan tersebut diatas,karena menjalankan perintah
agama tidak disertai oleh kesadaran dan keikhlasan rasanya memang berat,bahkan sangat berat. Kenikmatan
dalam menjalankan perintah agama akan dapat dirasakan jika hati sudah tunduk kepada Allah.Jika demikian
maka tak perlu lagi orang lain untuk meminta kita untuk menjalankan perintah-Nya, namun hati kita sendiri
yang jadi penjaga kita dalam beribadah.

Berdasarkan prinsip tersebut, maka meminta seseorang untuk menjalankan perintah Allah yang terbaik adalah
dengan menyentuh hatinya sebelum memerintahkannya atau menunjukkan kepadanya kewajiban dalam beragama.
Dalam hal ini memang akan dituntut kesabaran bagi mereka yang hendak mendakwahi orang lain, karena hidayah
Allah SWT pada hati seseorang tak bisa diukur dengan waktu.


Mungkin saran terbaik yang dapat diberikan adalah istri kita terlebih dahulu haruslah kaffah dalam
menjalankan agama islam.Maka karena itu tuntunlah dulu hatinya di jalan Allah. Bimbinglah keluarga
kita untuk lebih dekat dengan agama. Selain menjalankan ibadah berjama'ah di rumah, maka aturlah
jadwal untuk menghadiri pengajian bersama atau undang ahli agama ke rumah kita,lakukan hal tersebut secara berkala.
Bagi isteri kita akan lebih baik juga jika didekatkan dengan lingkungan wanita muslimah yang sudah
berjilbab, karena lingkungan juga besar pengaruhnya bagi perubahan perilaku.

Dengan pendekatan yang instensif dengan agama, keteladan serta doa yang kita penjatkan, semoga hidayah
Allah SWT pun segera datang kepada isteri kita. Jika segala usaha kita sudah lakukan dan isteri tetap
menolak maka kita tidak bertanggung jawab terhadap isteri di hadapan Allah, karena kita sudah berusaha
membawanya ke jalan Allah dan jika tidak digubris maka menjadi pilihan isteridan tanggung jawabnya
sendiri kelak di hadapan Allah,namun kita tidak boleh menyerah begitu saja,walaupun di akhirat besok
dia sendiri yang akan menanggung perbuatannya,kita sebagai suami tentu tidak tega donk..Ya kan,apalagi
dulu sewaktu belom menikah kita sudah berjanji selalu bersama-sama baik di dunia maupun diakhirat...Ya kan..

Sekian dulu postingannya..
Wassalam...


Selengkapnya...

Jumat, 11 Juni 2010

Hasbunallah wa ni’mal wakiil

Seringkali kita cemas akan sesuatu seringkali pula kita khawatir dan takut pad makhluk..
Padahal kita tau,kita dan makhluk yang kita takuti itu adalah sama-sama diciptakan oleh Allah SWT.
Simak baik-baik postingan saya kali ini alau anda masih merasakan hal yang seperti demikian diatas.

Mengapa harus cemas, mengapa harus takut, mengapa harus khawatir?
Bukankah ada Allah SWT yang menjadi penolong dan pelindung kita? Seperti
yang dilakukan oleh Rasulullah saw dan para sahabatnya saat perang Uhud
dimana masukan kafir sudah bersiap menyerang, perkataan yang keluar dari
mereka ialah hasbunallah wa ni’mal wakil.

Kita adalah makhluq lemah, kita tidak memiliki kekuatan. Kekuatan hanya milik
Allah Yang Mahakuat, maka serahkanlah segara urusan kepada-Nya. Karena
siapa lagi yang mampu menolong dan menjadi pelindung untuk segala urusan
kita selain Allah? Insya Allah jika kita bertawakal ke Allah SWT, maka Dia akan
menjadi Penolong dan Pelindung kita.
Setelah merenungi ayat ini, tidak lagi kita perlu takut. Kita bisa melangkah di
muka bumi ini dengan langkah yang berani. Bukan berani karena rasa takabur
atau sombong, tetapi berani karena Allah menjadi Penolong dan Pelindung.
Siapa atau apa yang mampu mengalahkan kekuasaan-Nya? Tidak, tidak ada
sesuatu pun. Lalu mengapa kita harus takut, cemas, atau khawatir?
Kesusahan, bencana, kemiskinan, dan kesulitan lainnya adalah kecil dihadapan
Allah. Serahkanlah semuanya kepada Allah Yang Maha Kuat dan Maha Kaya
jika kita ingin mampu menghadapi kesusahan dan bencana.


Tidak perlu takut menghadapi musuh-musuh Allah saat berdakwah, sebab siapa yang mampu
mengalahkan Pelindung dan Penolong kita?
Tidak ada lagi alasan untuk takut, tidak alasan untuk tidak semangat, tidak
alasan untuk khawatir akan hari esok, sebab kita sebenarnya sudah memiliki
Pelindung dan Penolong. Mari kita jadikan kalimat “hasbunallah wa ni’mal wakiil”
sebagai semboyan hidup kita. Jika harta kita sedikit, hutang yang banyak,
maisyah yang terhambat, mengadulah kepada Penolong dan Pelindung kita.
Saat kita mau berdakwah, rintangan dan halangan selalu ada. Tetapi sekarang
hal ini tidak lagi bisa menjadi alasan kita untuk tidak berdakwah karena Allah
yang menjadi Pelindung dan Penolong kita. Tidak peduli musuh kita banyak.
Tidak peduli musuh kita kuat. Tidak peduli kita hanya sendiri. Jika Allah
Pelindung dan Penolong kita, semua musuh akan bisa dikalahkan. Tidak akan
yang mampu menahan kehendak Allah SWT.

(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada
orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan
pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka
perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah
Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". Maka
mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka
tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah
mempunyai karunia yang besar. (QS. Ali “Imran:173-174).

Ingatlah Penolong dan Pelindung mu itu
Mengapa kita sering kali tetap khawatir dan takut? Mungkin karena kita sering
lupa bahwa kita memiliki Penolong dan Pelindung. Oleh karena itu kita harus
mengingat-Nya terus agar hati kita tenang. Tidak ada suatu pekerjaan yang bisa
membuat hati kita tenang selain kita mengingat-Nya.
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan
mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi
tenteram. (QS. Al Ra’d:28)
Bahkan saat kita menghadapi musuh perang, yang kita perlukan adalah
mengingat Allah agar kita bisa memenangkan perang tersebut.
Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh),
maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya
agar kamu beruntung. (QS Al Anfaal:45)

Hanya Allah-lah yang mampu memberikan ketengan kepada kita,
Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka
berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada
dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi
balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya). (QS. Al
Fath:18)
Berjalanlah. Bertindaklah. Mencobalah. Sambil mengingat Penolong dan
Pelindung kita, bukan hanya ketenangan yang kita dapat, juga kemenangan.
Karena, Allah yang menghidupkan kita, yang mematikan kita, yang memberi
rezeki, yang menentukan apa yang terbaik bagi kita. Kenapa harus takut?
Sekarang, saatnya kita hidup dimuka bumi ini tanpa rasa khawatir,
Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap
mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. Yunus:62).

Selengkapnya...

Senin, 07 Juni 2010

KEARIFAN EMAS

Ada sebuah kisah yang sangat menarik untuk kita baca dan kita ambil hikmahnya.
Kisahnya adalah tentang seorang pemuda dan seorang sufi..


Alkisah Seorang pemuda mendatangi Zun-zun dan bertanya,"guru,saya tak mengerti
mengap orang seperti anda mesti berpakaian apa asanya,amat sangat sederhana.
Bukankah dimasa seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amat perlu,bukan
hanya untuk penampilan melainkan juga untuk banyak tujuan lain.

Sang sufi tersenyum.Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya,
lalu berkata,"sobat muda,akan kujawab pertanyaanmu,tapi lebih dahulu lakukan
suatu hal untukku.Ambillah cincin ini dan bawalah kepasar diseberang sana.
Dan jual lah cincin ini dengan harga satu keping emas."

Melihat cincin Zun-zun yang kotor,pemuda tadi merasa ragu,"satu keping emas guru?
saya tidak yakin cincin ini bisa dijual dengan harga demikian."

"cobalah dulu sobat muda,siapa tahu kamu berhasil."



Pemuda itu pun bergegas ke pasar.Ia menawarkan cincin itu kepada pedaang kain,pedagang
sayur,penjual daging dan ikan,serta kepada yang lainnya.
Ternyata,tak seorang pun yang berani membeli seharga satu keping emas.
MEreka hanya erani menawarnya seharga satu keping perak.Tentu saja si pemuda
tidak berani menjualnya.Ia pun kembali ke padepokan Zun-zun dan melapor,"Guru,
tak seorangpun yang berani menawar lebih dari satu perak."

Zun-zun,sambil tersenyum arif berkata,"Sekaragn pergilah kamu ke toko emas
dibelakang jalan ini.Coba perlihatkan kepada pemilik toko disana.Jangan buka
harga,dengarkan saja berapa tawarannya."

Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud.Ia kembali kepada Zun-zun dan melapor,"guru,
ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai sebenarnya dari cincin ini.
para pedagang emas disana menawarnya dengan harga seribu keping emas."

Rupanya cincin ini seribu kali lebih tinggi daripada yang ditawar oleh pedagang pasar."

Zun-zun tersenyum simpul sambil berujar lirih,"itulah jawaban atas pertanyaanmu
tadi sobat muda.Seseorang tidak bisa dinilai dari pakaiannya atau yang tampak dari kulit luarnya saja.
Hanya "para pedaang sayur,ikan daging di pasar" lah yang menilai demikian.Namun tidak bagi "pedagang emas.".

"Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang,hanya bisa dilihat dan dinilai
jika kita mampu melihat kedalam jiwa.Diperlukan kearifan untuk menjenguknya.Dan itu butuh proses wahai sobat
mudaku.Kita tidak bisa menilainya hanya dari tutur kata dan sikp yang kita dengar dan lihat sekls.
Karena seringkali yang kita sangka emas ternyaa loyang dan yang kita lihat loyang adalah emas".

Pasti kita semua pernah dengar istilah "jangan nilai barang dari covernya doang"..
Setelah membaca cerit diatas kita semua diharapkan mengerti apa maksud istilah tersebut..
Kadang kita melihat orang bersarung atau berjubah dengan pandangan heran,aneh dll,tapi begitu melihat
artis dengan pakaian yang wah dan kelakuan yang wah juga kita sangat
membanggakanya..
Padahal menurut cerita diatas yang memberikan penilaian seperti itu adalah
"pedagang di pasar",dan yang kita lihat dengan wah dan kita sanjung-sanjung tersebut ternyata
hanya sebuah loyang..

Selengkapnya...

Kamis, 27 Mei 2010

Kumpulan Kata-Kata Bijak

Ada sedikit kata-kata bijak yang saya kumpulkan dari berbagai sumber baik di internet masupun dari berbagai macam buku yang sempat saya baca..
Semoga berguna ya..

1. Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita milik sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.

2. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.

3. Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan

4. Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat, kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi, pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia dan uang yang cukup untuk membeli hadiah-hadiah.

5. Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang, sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.

6. Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.

7. Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.



8. Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu menyakitkan hati orang itu pula.

9. Kata-kata yang diucapkan sembarangan dapat menyulut perselisihan. Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan suatu kehidupan. Kata-kata yang diucapkan pada tempatnya dapat meredakan ketegangan. Kata-kata yang penuh cinta dapat menyembuhkan dan memberkahi.

10. Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cinta menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.

11. Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.

12. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia itu.

13. Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

14. Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.

15. Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah, romantika dan masih tetap peduli padanya.

Selengkapnya...

Jumat, 21 Mei 2010

Yang tejadi ya terjadilah..

Apakah kita sudah bisa menerima apaun yang terjadi kepada kita,baik senang maupun susah..
Kalau keadaan senang saya rasa kita semua bisa menerima dengan lapang dada,ya g'?So pasti..
Tapi bagaimana kalau keadaan yang kita terima terima tersebut justru sebaliknya yaitu keadaan
yang tidak menyenangkan atau sangat tidak menyenangkan sama sekali..
Mungkin kita akan sewot,uring-uringan dll..

Kalau anda juga merasakan hal yang sama seperti diatas ada baiknya anda membaca sebuah ayatyang
sangat indahnya yaitu di surah Al Hadiid ayat 22.

Bunyi ayatnya kira2 begini ..
Bismillah..
"Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu
sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami
menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah."(QS. Al Hadiid:22)..

Coba kawan-kawan semua resepi ayat diatas tersebut,sebenarnya teorinya gampang saja,Jika memang sudah kehendak Allah SWT,
kita bisa apa? Yang terjadi, ya terjadilah. Kita tidak bisa menghindar dari berbagai bencana yang sudahdirencanakan Allah SWT,
kita tidak bisa lari dari ketentuan-Nya, kita tidak melawan-Nya, maka satu-satunya yang bisa kita lakukan ialah menerimanya.


Eits,tapi tunggu dulu yang dimaksud nerima disitu adalal bukan "pasrah wae" atau "nrimo" tetapi kita
harus menyadari dan meyakini bahwa semua itu adalah kehendak Allah SWT.Dia-lah yang Maha Berkuasa menetapkan
apapun yang terjadi pada kita.Menerima artinya kita mengembalikan semuanya kepada Allah SWT, sebab
semuanya datang dari Allah, maka kita kembalikan kepada-Nya.

Jika kita sudah beriman akan ketentuan Allah, maka kita tidak lagi perlu larut dalam kesedihan,
penyelasalan, dan kebencian akan masalah, kesulitan,
musibah, dan kegagalan yang menimpa kita. Kita akan tenang menghadapi usaha dan upaya kita,
karena jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, itu adalah sudah bagian dari ketentuan Allah SWT.

Tanamkanlah hal tersebut kuat-kuat di hati kita,Jika hal ini sudah tertanam dalam jiwa, maka tidak ada lagi gundah,
tegang, resah, dan cemas di dalam hati kita. Kita akan menjalani hidup dengan penuh
optimis dan semangat, karena apa lagi yang harus kita cemaskan. Semuanya sudah tertulis di Lauh Mahfudzh.
Saat kesulitan menerpa, serahkan saja kepada Allah SWT.

Diambil dari sebuah ebook yang sangat bagus dan bermanfaat,dengan pengubahan yang sebenarny tidak penting..
Rahmat Allah kepada pembua Ebook "Renungan ayat-ayat inspirator" yang sangat membuka mata saya tentang makna-makna
menggugah dibalik keindahan setiap ayat dalam ayat suci al-qur'an yang agung..Amin..

Selengkapnya...

Senin, 10 Mei 2010

Dua Pandangan yang Akan Membuat Anda Sukses Atau Tidak..

Bos,ada sedikit kata2 yang berbobot hari ini untuk anda..

Kata-katanya adalah seperti ini"Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan?
Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan
dalam setiap kesempatan: dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan.
(J. Sidlow Baxter)"..
Di situ ada 2 pandangan,yaitu:

1.Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan.

Point ini berarti anda and selalu mamandang picik pada setiap
kesempatan yang peroleh.Anda hanya melihat dan membicarakannya apa saja yang menjadi
kesulitan anda,anda bahkan tidak menyadari bahwa yang membikin anda berhasil dalam mencapai kesempatan itu adalah kesulitan itu sendiri..
Jadi saran saya,berhentilah memikirkan kesulitan yang akan anda dapatkan sewaktu bekerja atau dalam hal apapun,atau lebih bagus lagi berhentilah berpikir bahwa kesulitan yang akan menghadang anda itu akan membuat anda kecil..
Karena justru sebaliknya hal itu yang akan membuat anda besar..

Nah,pandangan kedua adalah


2.selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan

Inilah pandangan orang sukses,mereka selalu optimis,pndangan mereka selalu pada kesempatan bukan pada kesulitan,orientasi mereka selalu pada kesuksesan bukan pada kepahitan.
Dalam setiap menghadapi kesulitan selalu yakin akan ada kesempatan,dan kesempatan itulah yang jadi prioritas mereka,kesempatan itulah yang akan mereka raih,namun bukan berarti mereka mengabaikan kesulitn,mereka hanya tidak mau terpaku disitu,mereka tidak mau kesulitan yang yang melanda mereka
akan membuat kesempatan yang kan membuat sukses meninggalkan mereka..


Saya jadi ingat kata-kata dari buku yang saya baca (buku aa gym kalau g salah),beliau mengatakan
begini,"jika ada sebuah gelas yang hanya berisi setengan air saja,maka pandangilah gelas tersebut dan katakan bahwa
gelas itu adalah setengan is,bukn setengah kosong.Karena itu lah pandangan orang-oran yang berjiwa optimis (seperti saya..hehehe)..


Sekian dulu postingan saya kali ini,Nah,sekarang tergantung kita kan mengambil pandangn yang mana...
Asslmualaikum..
Selengkapnya...

Minggu, 09 Mei 2010

CARA MENGOBATI RASA SAKIT KARENA CINTA DALAM ISLAM

Assalamualikum..
Udah lama neh g posting,modem dirumah rusak jadi terpaksa deh g berinternet ria dengan bebas lagi..
Hmm,kali ini saya akan membahas sebuah masalah yang cukup pelik untuk di pecahkan oleh sebagian kaum muda kita (sok tua aqu),
yaitu permasalah sebuah kata yang ajaib yang disebut C.I.N.T.A,saya pernah mendengar sebuah kata-kata di dalam film seperti ini
"yang paling dekat dengan keajaiban di dunia manusia adalah cinta"..
Nah,yang saya bahas kali ini adalah bagaimana cara mengatasi masalah ketika kita sedang patah hati karena cinta,jika anda kesulitan untuk mengatasinya
ada baiknya anda membaca postingan saya kali ini dan mempraktekin nya.
Sebelum kita masuk ke permasalahan sebenarnya kita harus deal dulu dengan setuju bahwa CINTA SEJATI ITU ADALAH MENYEMBUHKAN BUKAN MENYAKITKAN...

Imam Ibnu Athailah (ulama besar dari Iskandaria,rahmat Allah swt untuknya) mengatakan sepertin ini "Jika ada yang bisa mengusir kecintaan atau syahwat
pada kesenangan duniawi selain rasa takut kepada Allah swt yang menggetarkan hati atau rasa rindu kepada-Nya yang membuat hati merana"..

Coba resapi kata2 ulama besar itu diatas,jika cinta anda pada pasangan anda telah menyakitkan anda hal itu hanya dapat diusir dengan dua hal berikut:

1.Rasa cinta kepada Allah swt yang menggetarkan hati.
Logikanya dalah seperti ini,"jika di hati anda hanya ada nama Allah swt otomatis nama-nama yang lain dengan sendirinya akan menjadi kecil dan hilang".


2.Rasa rindu kepada Allah swt yang membuat hati anda merana.
Point yang kedua ini dapat dipahami seperti ini "jika kita merasa merana karena rindu kepada Allah swt kita tidak mungkin dong merana lagi karena rindu
yang lain,jika hati kita sudah disibukknan dengan memikirkan Allah swt apa masih bisa hati kita memikirkan yang lain?"..

Pemasalahan yang sebenarnya terjadi adalah karena kita mempunyai hati yang sangat miskin dengan rasa cinta kepada Allah swt,sehingga hati kita pun harus dijajah
oleh cinta dan rindu kepada selain-Nya..

Anda harus siap kehilangan jika anda meletakkan rasa cinta kepada makhluk.Hanya rasa cinta kepada Allah swt lah yang tidak.Jika kita mencintai Alhha swt
kita tidak akan pernah merasa kehilangan,jika kita bermesraan dengan Allah swt,hidup bersama Allah swt,kita tidak akan pernah berpisah dengan-Nya,karena Allah swt
akan selalu setia menemani kita..Allah swt tidak akan pernah meninggalkan kita kecuali kitalah yang meninggalkannya..Cinta yang paling membahagiakan dan menyembuhkan
adalah cinta kepada Allah swt.

Sekian dulu neh postingan saya kali ini,semoga bermanfaat ya bgi kita semua..
Jazakumullah..

Assalamualikum..
Selengkapnya...

Sabtu, 01 Mei 2010

Kenapa Nabi Besar Muhammad Saw jadi Tokoh Paling Berpengaruh dalam Sejarah

Kenapa?
Pertanyaan diatas bukan berarti saya ragu,pertanyaan diatas adalah bagi mereka yang meragukannya..
Disini akan saya jelaskan kenapa Nabi besar Muhammad Saw dianggap paling berpengaruh di dunia,tulisan ini saya kutip dari karya Mr.Michael H. Hart..
Mungkin sahabat blogger sudah banyak yang baca buku ini,tapi saya akan kembali mempostingnya kembali untuk review ingatan kita lagi..
Dan yang paling penting supaya kita lebih bangga dengan nabi kita,dan menambah iman dan takwa kita..
Aminnn..
Oke,cek it out..
Beliau (Michael H.Hart) mengatakan begini "Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.

Berasal-usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan menyebarkan salah satu dari agama terbesar di dunia, Agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar.

Sebagian besar dari orang-orang yang tercantum di dalam buku ini merupakan makhluk beruntung karena lahir dan dibesarkan di pusat-pusat peradaban manusia, berkultur tinggi dan tempat perputaran politik bangsa-bangsa. Muhammad lahir pada tahun 570 M, di kota Mekkah, di bagian agak selatan Jazirah Arabia, suatu tempat yang waktu itu merupakan daerah yang paling terbelakang di dunia, jauh dari pusat perdagangan, seni maupun ilmu pengetahuan. Menjadi yatim-piatu di umur enam tahun, dibesarkan dalam situasi sekitar yang sederhana dan rendah hati. Sumber-sumber Islam menyebutkan bahwa Muhamnmad seorang buta huruf. Keadaan ekonominya baru mulai membaik di umur dua puluh lima tahun tatkala dia kawin dengan seorang janda berada. Bagaimanapun, sampai mendekati umur empat puluh tahun nyaris tak tampak petunjuk keluarbiasaannya sebagai manusia.

Umumnya, bangsa Arab saat itu tak memeluk agama tertentu kecuali penyembah berhala Di kota Mekkah ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Agama Yahudi dan Nasrani, dan besar kemungkinan dari merekalah Muhammad untuk pertama kali mendengar perihal adanya satu Tuhan Yang Mahakuasa, yang mengatur seantero alam. Tatkala dia berusia empatpuluh tahun, Muhammad yakin bahwa Tuhan Yang Maha Esa ini menyampaikan sesuatu kepadanya dan memilihnya untuk jadi penyebar kepercayaan yang benar.




Selama tiga tahun Muhammad hanya menyebar agama terbatas pada kawan-kawan dekat dan kerabatnya. Baru tatkala memasuki tahun 613 dia mulai tampil di depan publik. Begitu dia sedikit demi sedikit punya pengikut, penguasa Mekkah memandangnya sebagai orang berbahaya, pembikin onar. Di tahun 622, cemas terhadap keselamatannya, Muhammad hijrah ke Madinah, kota di utara Mekkah berjarak 200 mil. Di kota itu dia ditawari posisi kekuasaan politik yang cukup meyakinkan.

Peristiwa hijrah ini merupakan titik balik penting bagi kehidupan Nabi. Di Mekkah dia susah memperoleh sejumlah kecil pengikut, dan di Medinah pengikutnya makin bertambah sehingga dalam tempo cepat dia dapat memperoleh pengaruh yang menjadikannya seorang pemegang kekuasaan yang sesungguhnya. Pada tahun-tahun berikutnya sementara pengikut Muhammad bertumbuhan bagai jamur, serentetan pertempuran pecah antara Mektah dan Madinah. Peperangan ini berakhir tahun 630 dengan kemenangan pada pihak Muhammad, kembali ke Mekkah selaku penakluk. Sisa dua setengah tahun dari hidupnya dia menyaksikan kemajuan luar-biasa dalam hal cepatnya suku-suku Arab memeluk Agama Islam. Dan tatkala Muhammad wafat tahun 632, dia sudah memastikan dirinya selaku penguasa efektif seantero Jazirah Arabia bagian selatan.

Suku Bedewi punya tradisi turun-temurun sebagai prajurit-prajurit yang tangguh dan berani. Tapi, jumlah mereka tidaklah banyak dan senantiasa tergoda perpecahan dan saling melabrak satu sama lain. Itu sebabnya mereka tidak bisa mengungguli tentara dari kerajaan-kerajaan yang mapan di daerah pertanian di belahan utara. Tapi, Muhammadlah orang pertama dalam sejarah, berkat dorongan kuat kepercayaan kepada keesaan Tuhan, pasukan Arab yang kecil itu sanggup melakukan serentetan penaklukan yang mencengangkan dalam sejarah manusia. Di sebelah timurlaut Arab berdiri Kekaisaran Persia Baru Sassanids yang luas. Di baratlaut Arabia berdiri Byzantine atau Kekaisaran Romawi Timur dengan Konstantinopel sebagai pusatnya.

Ditilik dari sudut jumlah dan ukuran, jelas Arab tidak bakal mampu menghadapinya. Namun, di medan pertempuran, pasukan Arab yang membara semangatnya dengan sapuan kilat dapat menaklukkan Mesopotamia, Siria, dan Palestina. Pada tahun 642 Mesir direbut dari genggaman Kekaisaran Byzantine, dan sementara itu balatentara Persia dihajar dalam pertempuran yang amat menentukan di Qadisiya tahun 637 dan di Nehavend tahun 642.

Tapi, penaklukan besar-besaran --di bawah pimpinan sahabat Nabi dan penggantinya Abu Bakr dan Umar ibn al-Khattab-- itu tidak menunjukkan tanda-tanda stop sampai di situ. Pada tahun 711, pasukan Arab telah menyapu habis Afrika Utara hingga ke tepi Samudera Atlantik. Dari situ mereka membelok ke utara dan menyeberangi Selat Gibraltar dan melabrak kerajaan Visigothic di Spanyol.

Sepintas lalu orang mesti mengira pasukan Muslim akan membabat habis semua Nasrani Eropa. Tapi pada tahun 732, dalam pertempuran yang masyhur dan dahsyat di Tours, satu pasukan Muslimin yang telah maju ke pusat negeri Perancis pada akhirnya dipukul oleh orang-orang Frank. Biarpun begitu, hanya dalam tempo secuwil abad pertempuran, orang-orang Bedewi ini -dijiwai dengan ucapan-ucapan Nabi Muhammad- telah mendirikan sebuah empirium membentang dari perbatasan India hingga pasir putih tepi pantai Samudera Atlantik, sebuah empirium terbesar yang pernah dikenal sejarah manusia. Dan di mana pun penaklukan dilakukan oleh pasukan Muslim, selalu disusul dengan berbondong-bondongnya pemeluk masuk Agama Islam.

Ternyata, tidak semua penaklukan wilayah itu bersifat permanen. Orang-orang Persia, walaupun masih tetap penganut setia Agama Islam, merebut kembali kemerdekaannya dari tangan Arab. Dan di Spanyol, sesudah melalui peperangan tujuh abad lamanya akhirnya berhasil dikuasai kembali oleh orang-orang Nasrani. Sementara itu, Mesopotamia dan Mesir dua tempat kelahiran kebudayaan purba, tetap berada di tangan Arab seperti halnya seantero pantai utara Afrika. Agama Islam, tentu saja, menyebar terus dari satu abad ke abad lain, jauh melangkah dari daerah taklukan. Umumnya jutaan penganut Islam bertebaran di Afrika, Asia Tengah, lebih-lebih Pakistan dan India sebelah utara serta Indonesia. Di Indonesia, Agama Islam yang baru itu merupakan faktor pemersatu. Di anak benua India, nyaris kebalikannya: adanya agama baru itu menjadi sebab utama terjadinya perpecahan.

Apakah pengaruh Nabi Muhammad yang paling mendasar terhadap sejarah ummat manusia? Seperti halnya lain-lain agama juga, Islam punya pengaruh luar biasa besarnya terhadap para penganutnya. Itu sebabnya mengapa penyebar-penyebar agama besar di dunia semua dapat tempat dalam buku ini. Jika diukur dari jumlah, banyaknya pemeluk Agama Nasrani dua kali lipat besarnya dari pemeluk Agama Islam, dengan sendirinya timbul tanda tanya apa alasan menempatkan urutan Nabi Muhammad lebih tinggi dari Nabi Isa dalam daftar. Ada dua alasan pokok yang jadi pegangan saya. Pertama, Muhammad memainkan peranan jauh lebih penting dalam pengembangan Islam ketimbang peranan Nabi Isa terhadap Agama Nasrani. Biarpun Nabi Isa bertanggung jawab terhadap ajaran-ajaran pokok moral dan etika Kristen (sampai batas tertentu berbeda dengan Yudaisme), St. Paul merupakan tokoh penyebar utama teologi Kristen, tokoh penyebarnya, dan penulis bagian terbesar dari Perjanjian Lama.

Sebaliknya Muhammad bukan saja bertanggung jawab terhadap teologi Islam tapi sekaligus juga terhadap pokok-pokok etika dan moralnya. Tambahan pula dia "pencatat" Kitab Suci Al-Quran, kumpulan wahyu kepada Muhammad yang diyakininya berasal langsung dari Allah. Sebagian terbesar dari wahyu ini disalin dengan penuh kesungguhan selama Muhammad masih hidup dan kemudian dihimpun dalam bentuk yang tak tergoyangkan tak lama sesudah dia wafat. Al-Quran dengan demikian berkaitan erat dengan pandangan-pandangan Muhammad serta ajaran-ajarannya karena dia bersandar pada wahyu Tuhan. Sebaliknya, tak ada satu pun kumpulan yang begitu terperinci dari ajaran-ajaran Isa yang masih dapat dijumpai di masa sekarang. Karena Al-Quran bagi kaum Muslimin sedikit banyak sama pentingnya dengan Injil bagi kaum Nasrani, pengaruh Muhammad dengan perantaraan Al-Quran teramatlah besarnya. Kemungkinan pengaruh Muhammad dalam Islam lebih besar dari pengaruh Isa dan St. Paul dalam dunia Kristen digabung jadi satu. Diukur dari semata mata sudut agama, tampaknya pengaruh Muhammad setara dengan Isa dalam sejarah kemanusiaan.

Lebih jauh dari itu (berbeda dengan Isa) Muhammad bukan semata pemimpin agama tapi juga pemimpin duniawi. Fakta menunjukkan, selaku kekuatan pendorong terhadap gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab, pengaruh kepemimpinan politiknya berada dalam posisi terdepan sepanjang waktu.

Dari pelbagai peristiwa sejarah, orang bisa saja berkata hal itu bisa terjadi tanpa kepemimpinan khusus dari seseorang yang mengepalai mereka. Misalnya, koloni-koloni di Amerika Selatan mungkin saja bisa membebaskan diri dari kolonialisme Spanyol walau Simon Bolivar tak pernah ada di dunia. Tapi, misal ini tidak berlaku pada gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab. Tak ada kejadian serupa sebelum Muhammad dan tak ada alasan untuk menyangkal bahwa penaklukan bisa terjadi dan berhasil tanpa Muhammad. Satu-satunya kemiripan dalam hal penaklukan dalam sejarah manusia di abad ke-13 yang sebagian terpokok berkat pengaruh Jengis Khan. Penaklukan ini, walau lebih luas jangkauannya ketimbang apa yang dilakukan bangsa Arab, tidaklah bisa membuktikan kemapanan, dan kini satu-satunya daerah yang diduduki oleh bangsa Mongol hanyalah wilayah yang sama dengan sebelum masa Jengis Khan

Ini jelas menunjukkan beda besar dengan penaklukan yang dilakukan oleh bangsa Arab. Membentang dari Irak hingga Maroko, terbentang rantai bangsa Arab yang bersatu, bukan semata berkat anutan Agama Islam tapi juga dari jurusan bahasa Arabnya, sejarah dan kebudayaan. Posisi sentral Al-Quran di kalangan kaum Muslimin dan tertulisnya dalam bahasa Arab, besar kemungkinan merupakan sebab mengapa bahasa Arab tidak terpecah-pecah ke dalam dialek-dialek yang berantarakan. Jika tidak, boleh jadi sudah akan terjadi di abad ke l3. Perbedaan dan pembagian Arab ke dalam beberapa negara tentu terjadi -tentu saja- dan nyatanya memang begitu, tapi perpecahan yang bersifat sebagian-sebagian itu jangan lantas membuat kita alpa bahwa persatuan mereka masih berwujud. Tapi, baik Iran maupun Indonesia yang kedua-duanya negeri berpenduduk Muslimin dan keduanya penghasil minyak, tidak ikut bergabung dalam sikap embargo minyak pada musim dingin tahun 1973 - 1974. Sebaliknya bukanlah barang kebetulan jika semua negara Arab, semata-mata negara Arab, yang mengambil langkah embargo minyak.

Jadi, dapatlah kita saksikan, penaklukan yang dilakukan bangsa Arab di abad ke-7 terus memainkan peranan penting dalam sejarah ummat manusia hingga saat ini. Dari segi inilah saya menilai adanya kombinasi tak terbandingkan antara segi agama dan segi duniawi yang melekat pada pengaruh diri Muhammad sehingga saya menganggap Muhammad dalam arti pribadi adalah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia.


Selengkapnya...

Selasa, 27 April 2010

Anugrah yang Paling Berharga

Ada sebuah telaga indah,airnya sejuk,jernih dan tenang.Permukaannya berkilauan,bukan hanya karena memantulkan cahaya bulan,namun batu-batu pulam yang ada di dasarnya juga memancarkan cahaya,dan kedamaian pun selalu meliputinya.
Sayangnya telaga itu tidak mudah dijangkau.Ia terletak di tengah hutan lebat yang dipagari semak berduri.Pepohonan tinggi dan binatang buas siap menghadang setiap langkah yang menuju kesana.Jadi siapa pun yang mampu menemui dan mereguk keindahannya,raja rimba pun tunduk dan patuh padanya.
Telaga yang kita bicarakan diatas adalah hati nurani anda,yang senantiasa menyerukan ketentraman batin.Kesejukan regukan airnya memberikan makna pada hidup anda.Sedangkan rimba lebat yang penuh duri dan binatang buas adalah wujud dari pikiran,emosi,hawa nafsu dan persepsi indrawi yang selalu menghalangi jalan anda.Tanpa disadari ia pun dapat melukai hati anda.Namun,bila anda telah menemukan suara hati nurani itu,maka kekuatan dan kedamain itu akan melingkupi anda.Temukan telaga jernih milik anda.Itulah anugrah paling berharga yang harus anda pegang teguh dalam hidup ini.
Demikianlah teman-teman,kadang dalam hidup kita ini kita tidak tau apa yang sebenarnya kita lakukan,kita sudah jarang lagi menggunakan hati nurani lagikita hanya bertindak semata-mata hanya karena nafsu,logika dan lain-lain.Padahal tidak semua hal bisa diselesaikan oleh mereka2 yang diatas



Selengkapnya...

Minggu, 25 April 2010

Hubungan Antara Memaafkan Dengan Kesehatan

Salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Al Qur’an adalah sikap memaafkan:

Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. (QS. Al Qur’an, 7:199)

Dalam ayat lain Allah berfirman: "...dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An Nuur, 24:22)

Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al Qur'an akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab, mereka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat. Padahal, Allah telah menganjurkan orang beriman bahwa memaafkan adalah lebih baik:

... dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)

Juga dinyatakan dalam Al Qur'an bahwa pemaaf adalah sifat mulia yang terpuji. "Tetapi barang siapa bersabar dan memaafkan, sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia." (Qur'an 42:43) Berlandaskan hal tersebut, kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur'an, "...menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain." (QS. Ali ‘Imraan, 3:134)


Pemahaman orang-orang beriman tentang sikap memaafkan sangatlah berbeda dari mereka yang tidak menjalani hidup sesuai ajaran Al Qur'an. Meskipun banyak orang mungkin berkata mereka telah memaafkan seseorang yang menyakiti mereka, namun perlu waktu lama untuk membebaskan diri dari rasa benci dan marah dalam hati mereka. Sikap mereka cenderung menampakkan rasa marah itu. Di lain pihak, sikap memaafkan orang-orang beriman adalah tulus. Karena mereka tahu bahwa manusia diuji di dunia ini, dan belajar dari kesalahan mereka, mereka berlapang dada dan bersifat pengasih. Lebih dari itu, orang-orang beriman juga mampu memaafkan walau sebenarnya mereka benar dan orang lain salah. Ketika memaafkan, mereka tidak membedakan antara kesalahan besar dan kecil. Seseorang dapat saja sangat menyakiti mereka tanpa sengaja. Akan tetapi, orang-orang beriman tahu bahwa segala sesuatu terjadi menurut kehendak Allah, dan berjalan sesuai takdir tertentu, dan karena itu, mereka berserah diri dengan peristiwa ini, tidak pernah terbelenggu oleh amarah.

Menurut penelitian terakhir, para ilmuwan Amerika membuktikan bahwa mereka yang mampu memaafkan adalah lebih sehat baik jiwa maupun raga. Orang-orang yang diteliti menyatakan bahwa penderitaan mereka berkurang setelah memaafkan orang yang menyakiti mereka. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang belajar memaafkan merasa lebih baik, tidak hanya secara batiniyah namun juga jasmaniyah. Sebagai contoh, telah dibuktikan bahwa berdasarkan penelitian, gejala-gejala pada kejiwaan dan tubuh seperti sakit punggung akibat stress [tekanan jiwa], susah tidur dan sakit perut sangatlah berkurang pada orang-orang ini.

Dalam bukunya, Forgive for Good [Maafkanlah demi Kebaikan], Dr. Frederic Luskin menjelaskan sifat pemaaf sebagai resep yang telah terbukti bagi kesehatan dan kebahagiaan. Buku tersebut memaparkan bagaimana sifat pemaaf memicu terciptanya keadaan baik dalam pikiran seperti harapan, kesabaran dan percaya diri dengan mengurangi kemarahan, penderitaan, lemah semangat dan stres. Menurut Dr. Luskin, kemarahan yang dipelihara menyebabkan dampak ragawi yang dapat teramati pada diri seseorang. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa:

Permasalahan tentang kemarahan jangka panjang atau yang tak berkesudahan adalah kita telah melihatnya menyetel ulang sistem pengatur suhu di dalam tubuh. Ketika Anda terbiasa dengan kemarahan tingkat rendah sepanjang waktu, Anda tidak menyadari seperti apa normal itu. Hal tersebut menyebabkan semacam aliran adrenalin yang membuat orang terbiasa. Hal itu membakar tubuh dan menjadikannya sulit berpikir jernih – memperburuk keadaan.

Sebuah tulisan berjudul "Forgiveness" [Memaafkan], yang diterbitkan Healing Current Magazine [Majalah Penyembuhan Masa Kini] edisi bulan September-Oktober 1996, menyebutkan bahwa kemarahan terhadap seseorang atau suatu peristiwa menimbulkan emosi negatif dalam diri orang, dan merusak keseimbangan emosional bahkan kesehatan jasmani mereka. Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa orang menyadari setelah beberapa saat bahwa kemarahan itu mengganggu mereka, dan kemudian berkeinginan memperbaiki kerusakan hubungan. Jadi, mereka mengambil langkah-langkah untuk memaafkan. Disebutkan pula bahwa, meskipun mereka tahan dengan segala hal itu, orang tidak ingin menghabiskan waktu-waktu berharga dari hidup mereka dalam kemarahan dan kegelisahan, dan lebih suka memaafkan diri mereka sendiri dan orang lain.

Semua penelitian yang ada menunjukkan bahwa kemarahan adalah sebuah keadaan pikiran yang sangat merusak kesehatan manusia. Memaafkan, di sisi lain, meskipun terasa berat, terasa membahagiakan, satu bagian dari akhlak terpuji, yang menghilangkan segala dampak merusak dari kemarahan, dan membantu orang tersebut menikmati hidup yang sehat, baik secara lahir maupun batin. Namun, tujuan sebenarnya dari memaafkan –sebagaimana segala sesuatu lainnya – haruslah untuk mendapatkan ridha Allah. Kenyataan bahwa sifat-sifat akhlak seperti ini, dan bahwa manfaatnya telah dibuktikan secara ilmiah, telah dinyatakan dalam banyak ayat Al Qur’an, adalah satu saja dari banyak sumber kearifan yang dikandungnya.

Artikel By Harun Yahaya
Selengkapnya...

Sabtu, 24 April 2010

Bagaimana Anda Mampu Dan Kuat Bekerja

Bagaimana seseorang tahan berjam-jam bekerja seolah tak mengenal
lelah? Apapula rahasia pekerja rig lepas pantai yang meninggalkan anak
istri bertarung dengan angin dan badai? Bagaimana jika dengan para
petani, nelayan, kuli, supir angkutan, pekerja berat yang tahan membanting
tulang ditengah terik panas atau dingin malam? Kekuatan apa yang
mendorong mereka begitu kuat secara fisik dan tangguh secara mental?
Sedangkan di sudut sempit yang lain, banyak orang mengeluh karena
persoalan yang tak lebih besar dari ujung kuku.
Kekuatan itu bernama cinta. Cinta yang melahirkan harapan dan pengabdian
bagi kepada siapakah mereka mempersembahkan hasil kerja mereka;
kepada keluarga nun jauh disana; kepada masyarakat banyak yang
membutuhkan karya mereka; kepada alam yang mengasuh mereka; kepada
masa depan kehidupan yang sejahtera; atau kepada hati tempat cinta itu
mengalir.
Bila anda berkeluh kesah hanya karena harus memperpanjang waktu kerja
anda beberapa jam saja, maka kenanglah punggung bungkuk seorang kakek
yang menarik sampah kota ini. Beliau memiliki sesuatu yang kita cintai,
yang kepadanya ia ulurkan kerja. Kepada beliau kita belajar pengabdian
atas nama cinta


Selengkapnya...

  © Blogger template 'Ultimatum' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP